Lepsio: Obat untuk Menangani Kejang Otak

Hello Sobat SehatFarma,

Apakah kamu atau orang terdekatmu menderita epilepsi? Jika iya, kamu pasti tahu betapa sulitnya menghadapi kejang otak. Kejang otak dapat terjadi kapan saja, dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, jangan khawatir, karena kini ada obat yang dapat membantu mengatasi kejang otak tersebut. Obat tersebut adalah Lepsio.Lepsio adalah obat anti-kejang yang bekerja dengan cara menghambat impuls listrik di sel-sel saraf di otak. Obat ini mengandung bahan aktif levetiracetam dan tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. Lepsio dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis kejang, termasuk kejang yang disebabkan oleh epilepsi.

Kegunaan Lepsio

Lepsio digunakan untuk mengobati beberapa jenis kejang, termasuk kejang fokal, kejang tonik-klonik, dan kejang myoclonic. Selain itu, Lepsio juga dapat digunakan untuk mengobati kejang yang terjadi pada pasien dengan sindrom Lennox-Gastaut, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan kejang berat dan sering terjadi pada anak-anak.

Kandungan Dosis & Cara Penggunaan Lepsio

Dosis Lepsio ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien dan respons terhadap pengobatan. Biasanya, dosis awal Lepsio adalah 250 mg dua kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 1000 mg dua kali sehari, tergantung pada kondisi pasien.Lepsio dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan. Tablet Lepsio harus ditelan utuh dan jangan dihancurkan atau dikunyah. Sementara itu, sirup Lepsio harus dikocok terlebih dahulu sebelum diminum.

Cara Penyimpanan Lepsio

Lepsio harus disimpan pada suhu ruangan (15-25°C) dan dijauhkan dari cahaya langsung serta kelembapan. Pastikan untuk menyimpan Lepsio di tempat yang aman dan terhindar dari jangkauan anak-anak.

Efek Samping dan Kontraindikasi Lepsio

Seperti obat-obatan lainnya, Lepsio juga dapat menyebabkan efek samping pada beberapa pasien. Efek samping yang umum terjadi antara lain sakit kepala, lelah, pusing, sakit perut, mual, dan muntah. Namun, jika efek samping tersebut terus berlanjut atau semakin parah, segeralah hubungi dokter.Beberapa pasien mungkin memiliki reaksi alergi terhadap Lepsio. Jika kamu mengalami gejala alergi seperti ruam kulit, gatal-gatal, sesak napas, dan pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, segera hentikan penggunaan Lepsio dan hubungi dokter.Lepsio juga memiliki beberapa kontraindikasi. Obat ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap levetiracetam atau bahan lainnya yang terkandung dalam Lepsio. Selain itu, Lepsio juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh pasien dengan gangguan ginjal yang parah.

Larangan selama penggunaan Lepsio

Selama menggunakan Lepsio, ada beberapa hal yang harus dihindari, antara lain:- Hindari mengemudi atau melakukan kegiatan yang membutuhkan kewaspadaan, karena Lepsio dapat menyebabkan pusing atau lelah.- Hindari minum alkohol selama menggunakan Lepsio, karena alkohol dapat meningkatkan risiko efek samping.- Jangan menghentikan penggunaan Lepsio secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi dengan dokter, karena hal tersebut dapat memicu kejang.

FAQ

1. Apakah Lepsio dapat menyebabkan ketergantungan?Tidak, Lepsio tidak dapat menyebabkan ketergantungan.2. Apakah Lepsio aman digunakan selama kehamilan atau menyusui?Sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan Lepsio selama kehamilan atau menyusui.3. Apakah Lepsio dapat digunakan oleh anak-anak?Ya, Lepsio dapat digunakan oleh anak-anak.

Kesimpulan

Lepsio adalah obat anti-kejang yang dapat membantu mengatasi kejang otak. Obat ini mengandung bahan aktif levetiracetam dan digunakan untuk mengobati beberapa jenis kejang, termasuk kejang fokal, kejang tonik-klonik, dan kejang myoclonic. Dosis Lepsio ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien dan efek samping yang mungkin terjadi antara lain sakit kepala, lelah, pusing, sakit perut, mual, dan muntah. Pastikan untuk menghindari kegiatan yang membutuhkan kewaspadaan selama menggunakan Lepsio dan jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi dengan dokter.