Trinordiol: Kontrasepsi Oral dengan Kandungan Hormon

Hello, Sobat SehatFarma! Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis kontrasepsi oral yang satu ini, Trinordiol. Trinordiol adalah salah satu jenis kontrasepsi oral yang banyak digunakan oleh wanita untuk mencegah kehamilan. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai kegunaan, dosis, cara penggunaan, penyimpanan, efek samping, kontraindikasi, dan larangan selama penggunaan Trinordiol.

Kegunaan Trinordiol

Trinordiol digunakan sebagai metode kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Selain itu, Trinordiol juga dapat digunakan untuk mengurangi gejala yang terkait dengan sindrom pramenstruasi. Kandungan hormon yang ada dalam Trinordiol dapat mengatur siklus menstruasi dan memperbaiki ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan gejala-gejala tersebut.

Kandungan Dosis & Cara Penggunaan Trinordiol

Trinordiol mengandung hormon estrogen dan progesteron. Setiap tablet Trinordiol mengandung 0,035 mg etinil estradiol dan 0,75 mg levonorgestrel. Cara penggunaannya adalah dengan mengonsumsi satu tablet setiap hari pada jam yang sama, selama 21 hari berturut-turut. Setelah itu, harus diikuti dengan 7 hari istirahat tanpa mengonsumsi tablet. Setelah 7 hari, penggunaan Trinordiol kembali dimulai dari tablet pertama pada siklus berikutnya.

Cara Penyimpanan Trinordiol

Trinordiol sebaiknya disimpan pada suhu ruangan antara 15-30 derajat Celsius dan terlindung dari sinar matahari langsung. Jangan disimpan di tempat yang lembab seperti kamar mandi atau dapur. Simpanlah Trinordiol pada tempat yang tidak dapat dijangkau oleh anak-anak atau hewan peliharaan.

Efek Samping dan Kontraindikasi Trinordiol

Sebagian besar wanita yang menggunakan Trinordiol tidak mengalami efek samping. Namun, beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah mual, muntah, sakit kepala, perubahan mood, dan sakit payudara. Jika efek samping yang terjadi cukup parah atau berlangsung lama, segera hubungi dokter. Kontraindikasi Trinordiol adalah pada wanita yang memiliki riwayat alergi terhadap salah satu kandungan dalam Trinordiol, memiliki riwayat tromboembolisme, penyakit hati, dan kanker payudara.

Larangan selama penggunaan Trinordiol

Selama menggunakan Trinordiol, ada beberapa larangan yang harus diperhatikan. Wanita yang menggunakan Trinordiol sebaiknya tidak merokok. Merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke. Selain itu, Trinordiol juga dapat mengurangi efektivitas obat-obatan tertentu seperti antibiotik dan obat-obatan untuk epilepsi. Jangan lupa konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan lain saat menggunakan Trinordiol.

FAQ

1. Apakah Trinordiol efektif sebagai metode kontrasepsi?
Trinordiol dapat digunakan sebagai metode kontrasepsi yang efektif jika digunakan dengan benar dan teratur.

2. Bagaimana jika terlewat satu tablet Trinordiol?
Jika terlewat satu tablet, segera minum tablet yang terlewat begitu diingat. Jika terlewat lebih dari satu tablet, segera hubungi dokter.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan Trinordiol untuk menjadi efektif sebagai metode kontrasepsi?
Trinordiol membutuhkan waktu 7 hari untuk menjadi efektif sebagai metode kontrasepsi. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan metode kontrasepsi lain selama 7 hari pertama penggunaan Trinordiol.

Kesimpulan

Trinordiol adalah salah satu jenis kontrasepsi oral yang banyak digunakan oleh wanita untuk mencegah kehamilan. Trinordiol mengandung hormon estrogen dan progesteron dan digunakan dengan cara mengonsumsi satu tablet setiap hari selama 21 hari berturut-turut. Efek samping yang mungkin terjadi adalah mual, muntah, sakit kepala, perubahan mood, dan sakit payudara. Ada beberapa larangan selama penggunaan Trinordiol seperti tidak merokok dan menghindari obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Trinordiol sebagai metode kontrasepsi.